Amalan Untuk Di Terima Saat Melamar Pekerjaan

                         Saat anda melamar  suatu pekerjaan mungkin pernah juga merasa tidak pede padahal saat ini butuh sekali pekerjaan agar keuangan bisa berjalan baik. Tetapi jika anda baru saja lulus dari bangku kuliah dan ingin bekerja tidak ada salah untuk mengamalkan dan berdoa kepada Allah SWT agar bisa lancar dan sukses mendapatkan pekerjaan itu.
Caranya sebagai berikut :

1. Berpuasa dua hari, kamis dan jum,at. Artinya hari kamis dan jum,at permulaan bulan itu.
2. Pada malam jum,atnya ketika akan tidur membaca ayat yang tersebut dibawah ini tiga kali.
3. Pada hari jum,atnya sekitar jam 15 .00 ( jam 03 ) masih dalam keadaan berpuasa menulis ayat tadi.
4. Tulisan itu lalu dilipat dan disimpan yang baik.
5. Pada malam sabtu ketika akan tidur membaca :
      a. Laailaaha illallah 100 kali.
      b. Subhanallaah        100 kali.
      c. Astaqfirullaah        100 kali.
6. Pada hari sabtu tulisan tadi digantungkan diluar rumah. Insya,allah segera mendapatkan panggilan kerja.

Inilah ayat yang dibaca dan di tulis.

Wa qaalal maliku'tuuni bihii astakhlish hu li nafsii, fa lamma kallamahu qaala innakal yauma ladainaa makiinun amiin. Qalaj'alnii 'alaa khazaa_inil ardhi innii hafiizun 'aliim. Wa kadzaalika makkannaa li yuusufa fil ardhi yatabawwa-u minha haitsu yasyya' nushiibu bi rahmatinaa man nasya-u wa laa nudhii'u ajral muhsiniin.

Selain itu anda juga punya pilihan lain dalam mengamalkan nya seperti;
DO’A MOHON DIBERI KEMUDAHAN

    Doa adalah ibadat dan tanda pengabdian diri kepada Allah kerana memohon kepada-Nya membuktikan pengiktirafan bahawa hanya Allah yang Maha Berkuasa memenuhi segala hajat manusia.
    Doa juga boleh menjadi kekuatan seterusnya mendatangkan kemudahan kepada umat Islam untuk berhadapan dengan kesukaran seperti sabda Rasulullah SAW bermaksud: “Doa itu senjata orang mukmin.”
    Kita digalakkan meminta apa saja kepada Allah dengan bahasa yang mudah, namun perlu menunjukkan kesungguhan melalui usaha mencari ayat doa yang sesuai memenuhi kehendak hajat yang ingin disampaikan kepada-Nya.
    Sebaik-baik doa disertakan dengan kesungguhan serta keikhlasan orang yang mengucapkannya memastikan hajat dipinta dimakbulkan Allah.


    Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”
    (QS. Al Baqarah, 2 : 286)

رَبَّنَا ءَاتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

Robbanaa aatinaa minladunka rohmataw wahayya lanaa min amrinaa rosyada

“Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)”. (Q.S. Al-kahfi : 10
Artikel Terkait