Pantang Dalam Mempelajari Ilmu Kebal

Ilmu kanuragan biasanya dia bedakan dari 2 golongan besar meskipun pada dasarnya ilmu itu suci karena memang berasal dari Allh SWT. tapi karena sifat manusia yang kadang penuh dengan nafsu dalam mendalaminya sehingga melenceng dari aturan bakunya ditambah godaan setan.

Ilmu kebal biasanya akan hancur atau musnah jika kita melakukan pantangan utamanya yang berbuat zina serta minum minuman keras. Tapi ada ilmu kanuragan golongan hitam yang justru melanggengkan amalan itu agar ilmunya bertambah.

Dan ilmu kebal juga dibedakan 2 macam yaitu ilmu kebal amalan dan ilmu kebal berupa barang, salah satu ilmu kebal barang yang paling ampuh adalah berupa lulang kebo landoh. Konon kerbau ini di beri setengah dari nyawa saridin sehingga tidak akan tembus oleh senjata tajam.

berdasarkan pengalaman pribadi ilmu kebal juga ada yang mau dicboa atau ditest dengan cara di bacok/silet ataupun di tembak tetapi ada juga ilmu yang tidak ingin di test. hal ini berkaitan erat dengan calon pemiliknya, jika dia suka gelutan/berkelahi maka cocok untuk ilmu kebal yang di test sedangkan yang lain kurang cocok.

Selain ilmu kbeal dalam bentuk amalan yang umum biasanya dikerjakan dengan berpuasa mutih selama 7 hari dan malamnya tidak tidur, namun dengan perkembangan jaman semua itu bisa di ringkas menjadi sebuah mahar. Mahar adalah sejumlah uang/barang sebagai pengganti lelakon sehingga calon penerima tinggal menerima ilmu kebal yang di inginkan.

Contoh lain ilmu kebal baik senjata tajam ataupun senjata tajam ghaib adalah tasbih wali songo yang sangat ampuh dalam melindungi pemiliknya, berupa bulatan sebesar gundu tetapi terbuat dari besi yang mana dulunya tasbih tersebut digunakan bergantian oleh seluruh Wali Songo dalam pertemuan sehingga memiliki energi dan kodam tingkat tinggi.

bagi kamu yang inginkan foto copi barang dari tasbih tersebut bisa menghubungi admin blog ini dengan sejumlah mahar 1 juta . Kegunaannya untuk ;

* Pagar Ghaib
* Kebal senjata ghaib
* Pagar gaib untuk badan
* pembersih dari gangguan setan/jin di rumah


Pokemon Go Di Temukan Saat Berburu Kucing Bermata Biru

Tampaknya Pokemon Go sudah jadi hal yang luar biasa bahkan data resminya gaming ini baru du minggu saja sudah mengantongi 180 milyard melebihi penghasilan game manapun, bahkan dalam kurun waktu singkat pula sudah di download 10 juta x sehingga harga saham perusahaan pencipta game Pokemon Go naik tinggi.

Meski saat ini belum rilis resmi di Indonesia tetapi bukan orang Indonesia kalau hal apapun tidak bisa dihadirkan di sisni termasuk game fenomenal yang belum rilis resmi. Lihat saja Pokemon Go yang imut imut ini secara tak sengaja ditemukan bersama saat berburu kucing bermata biru yang dianggap mistis, bahkan video ditemukannya Pokemon Go ini terekam dalam video amatir disini.

nah untuk lebih jelas silahkan lihat serunya berburu kucing mistis bermata biru yang secara tak sengaja menemukan Pokemon Go. Oya jangan lupa kalau ketemu pokemon di beranda rumah langsung beri makan bersama kucingnya.

4 Tempat Untuk Berlindung Di Akhir Jaman

Akhir jaman sesuatu yang pasti karena setiap ada permulaan pasti ada akhir dan hanya Allah yang tidak mempunyai awal dan akhir yang mana akan sangat sulit diterima akl sehat manusia karena terbatasnya kecerdasan manusia itu sendiri.

Dajjal akan muncul dan merusak bumi beserta isinya di seluruh muka bumi kecuali 4 tempat yang tidak akan di jamah yaitu;

 1. Mekkah dan (2) Madinah
Mekkah menjadi salah satu Negeri yang direkomendasikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk ditinggali. Pasalnya, kota suci Umat Islam ini akan terbebas dari fitnah Dajjal yang penuh tipu muslihat.

Berdasarkan Hadist, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bersabda bahwa 2 Negeri ini akan dijaga oleh para Malaikat dari kedatangan Dajjal. Dan Dajjal sendiri pun menyatakan demikian.

    “Tiada suatu Negeri pun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Mekkah dan Madinah yang tidak. Tiada suatu lorong pun dari lorong-lorong Mekkah dan Madinah itu, melainkan di situ ada para Malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal itu turun lah di suatu tanah yang berpasir (di luar Madinah) lalu kota Madinah bergoncanglah sebanyak tiga goncangan dan dari goncangan-goncangan itu Allah akan mengeluarkan setiap orang kafir dan munafik (dari Makkah – Madinah).” [HR. Muslim]

3. Yaman
 “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada akhirnya umat Islam akan menjadi pasukan perang, satu pasukan di Syam, satu pasukan di Yaman, dan satu pasukan lagi di Iraq. Hendaklah kalian memilih Syam. Karena ia adalah Negeri pilihan Allah. Allah kumpulkan di sana hamba-hamba pilihan-Nya. Jika tak bisa, hendaklah kalian memilih Yaman dan berilah minum (hewan kalian) dari kolam-kolam (di lembahnya). Karena Allah menjamin untukku Negeri Syam serta penduduknya.” [HR. Abu Dawud, Imam Ahmad, Al-Hakim, dan Ibnu Hibban; di-shahih-kan oleh Al-Hakim dan Al-Albani]

 4. Syam
Negeri Syam juga menjadi salah satu Negeri yang disebut-sebut Rasûlullâh dan mendapat keberkahan dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Negeri ini senantiasa dijaga Malaikat sehingga baik bila dihuni pada akhir zaman nanti.

    “Beruntunglah Negeri Syam; lalu Sahabat bertanya : “Mengapa ya Rasul..?” Rasûlullâh menjawab : “Malaikat Rahmat membentangkan sayapnya di atas Negeri Syam.” [HR. Imam Ahmad]

namun begitu yang paling wajib diwaspadai adalah datangnya akhir dari kehidupan kita yang berarti kita wajib selalu ingat pada allah agar selamat didunia dan akhirat. Berbuat baik dan juga selalu ingat dengan kematian.

dan lakukan amalan untuk selalu membaca surat Al Mulk agar terhindar dari siksa kubur.

Bacaan Surat Al Mulk Arab Latin dan Artinya :

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
 تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿١﴾ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا ۚ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْغَفُورُ ﴿٢﴾ الَّذِي خَلَقَ سَبْعَ سَمَاوَاتٍ طِبَاقًا ۖ مَّا تَرَىٰ فِي خَلْقِ الرَّحْمَـٰنِ مِن تَفَاوُتٍ ۖ فَارْجِعِ الْبَصَرَ هَلْ تَرَىٰ مِن فُطُورٍ ﴿٣﴾ ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنقَلِبْ إِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَهُوَ حَسِيرٌ ﴿٤﴾ وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ وَجَعَلْنَاهَا رُجُومًا لِّلشَّيَاطِينِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيرِ ﴿٥﴾ وَلِلَّذِينَ كَفَرُوا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ ۖ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ ﴿٦﴾ إِذَا أُلْقُوا فِيهَا سَمِعُوا لَهَا شَهِيقًا وَهِيَ تَفُورُ ﴿٧﴾ تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِ ۖ كُلَّمَا أُلْقِيَ فِيهَا فَوْجٌ سَأَلَهُمْ خَزَنَتُهَا أَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيرٌ ﴿٨﴾ قَالُوا بَلَىٰ قَدْ جَاءَنَا نَذِيرٌ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللَّـهُ مِن شَيْءٍ إِنْ أَنتُمْ إِلَّا فِي ضَلَالٍ كَبِيرٍ ﴿٩﴾ وَقَالُوا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ أَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِي أَصْحَابِ السَّعِيرِ ﴿١٠﴾ فَاعْتَرَفُوا بِذَنبِهِمْ فَسُحْقًا لِّأَصْحَابِ السَّعِيرِ ﴿١١﴾ إِنَّ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُم بِالْغَيْبِ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ ﴿١٢﴾وَأَسِرُّوا قَوْلَكُمْ أَوِ اجْهَرُوا بِهِ ۖ إِنَّهُ عَلِيمٌ بِذَاتِ الصُّدُورِ ﴿١٣﴾ أَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ ﴿١٤﴾ هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِن رِّزْقِهِ ۖ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ ﴿١٥﴾ أَأَمِنتُم مَّن فِي السَّمَاءِ أَن يَخْسِفَ بِكُمُ الْأَرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ ﴿١٦﴾ أَمْ أَمِنتُم مَّن فِي السَّمَاءِ أَن يُرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًا ۖ فَسَتَعْلَمُونَ كَيْفَ نَذِيرِ ﴿١٧﴾ وَلَقَدْ كَذَّبَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيرِ ﴿١٨﴾ أَوَلَمْ يَرَوْا إِلَى الطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صَافَّاتٍ وَيَقْبِضْنَ ۚ مَا يُمْسِكُهُنَّ إِلَّا الرَّحْمَـٰنُ ۚ إِنَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ بَصِيرٌ ﴿١٩﴾ أَمَّنْ هَـٰذَا الَّذِي هُوَ جُندٌ لَّكُمْ يَنصُرُكُم مِّن دُونِ الرَّحْمَـٰنِ ۚ إِنِ الْكَافِرُونَ إِلَّا فِي غُرُورٍ ﴿٢٠﴾ أَمَّنْ هَـٰذَا الَّذِي يَرْزُقُكُمْ إِنْ أَمْسَكَ رِزْقَهُ ۚ بَل لَّجُّوا فِي عُتُوٍّ وَنُفُورٍ ﴿٢١﴾ أَفَمَن يَمْشِي مُكِبًّا عَلَىٰ وَجْهِهِ أَهْدَىٰ أَمَّن يَمْشِي سَوِيًّا عَلَىٰ صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴿٢٢﴾ قُلْ هُوَ الَّذِي أَنشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۖ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ ﴿٢٣﴾ قُلْ هُوَ الَّذِي ذَرَأَكُمْ فِي الْأَرْضِ وَإِلَيْهِ تُحْشَرُونَ ﴿٢٤﴾ وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا الْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٢٥﴾ قُلْ إِنَّمَا الْعِلْمُ عِندَ اللَّـهِ وَإِنَّمَا أَنَا نَذِيرٌ مُّبِينٌ ﴿٢٦﴾فَلَمَّا رَأَوْهُ زُلْفَةً سِيئَتْ وُجُوهُ الَّذِينَ كَفَرُوا وَقِيلَ هَـٰذَا الَّذِي كُنتُم بِهِ تَدَّعُونَ ﴿٢٧﴾ قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَهْلَكَنِيَ اللَّـهُ وَمَن مَّعِيَ أَوْ رَحِمَنَا فَمَن يُجِيرُ الْكَافِرِينَ مِنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ ﴿٢٨﴾ قُلْ هُوَ الرَّحْمَـٰنُ آمَنَّا بِهِ وَعَلَيْهِ تَوَكَّلْنَا ۖ فَسَتَعْلَمُونَ مَنْ هُوَ فِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ ﴿٢٩﴾ قُلْ أَرَأَيْتُمْ إِنْ أَصْبَحَ مَاؤُكُمْ غَوْرًا فَمَن يَأْتِيكُم بِمَاءٍ مَّعِينٍ ﴿٣٠﴾

Surat Al Mulk Latin

Bismillahirrahmanirrahiim.

1. Tabaarakalladzii biyadihi lmulku wahuwa 'alaa kulli syay-in qadiir

2. Alladzii khalaqa lmawta walhayaata liyabluwakum ayyukum ahsanu 'amalan wahuwa l'aziizu lghafuur

3. Alladzii khalaqa sab'a samaawaatin thibaaqan maa taraa fii khalqi rrahmaani min tafaawutin farji'i lbashara hal taraa min futhuur

4. Tsumma irji'i lbashara karratayni yanqalib ilayka lbasharu khaasi-an wahuwa hasiir

5. Walaqad zayyannaa ssamaa-a ddunyaa bimashaabiiha waja'alnaahaa rujuuman lisysyayaathiini wa-a'tadnaa lahum 'adzaaba ssa'iir

6. Walilladziina kafaruu birabbihim 'adzaabu jahannama wabi/sa lmashiir

7. Idzaa ulquu fiihaa sami'uu lahaa syahiiqan wahiya tafuur

8 takaadu tamayyazu mina alghayzhi kullamaa ulqiya fiihaa fawjun sa-alahum khazanatuhaa alam ya/tikum nadziir

9. Qaaluu balaa qad jaa-anaa nadziirun fakadzdzabnaa waqulnaa maa nazzalallaahu min syay-in in antum illaa fii dhalaalin kabiir

10. Waqaaluu law kunnaa nasma'u aw na'qilu maa kunnaa fii ash-haabi ssa'iir

11. Fa'tarafuu bidzanbihim fasuhqan li-ash-haabi ssa'iir

12. Innalladziina yakhsyawna rabbahum bilghaybi lahum maghfiratun wa-ajrun kabiir

13. Wa-asirruu qawlakum awi ijharuu bihi innahu 'aliimun bidzaati shshuduur

14. Alaa ya'lamu man khalaqa wahuwallathiifu lkhabiir

15. Huwalladzii ja'ala lakumu l-ardha dzaluulan famsyuu fii manaakibihaa wakuluu min rizqihi wa-ilayhi nnusyuur

16. A-amintum man fii ssamaa-i an yakhsifa bikumu l-ardha fa-idzaa hiya tamuur

17. am amintum man fii ssamaa-i an yursila 'alaykum hasiban fasata'lamuuna kayfa nadziir

18. Walaqad kadzdzaballadziina min qablihim fakayfa kaana nakiir

19. Awa lam yaraw ilaa ththhayri fawqahum shaaffaatin wayaqbidhna maa yumsikuhunna illaa rrahmaanu innahu bikulli syay-in bashiir

20. Amman haadzaalladzii huwa jundun lakum yanshurukum min duuni rrahmaani ini lkaafiruuna illaa fii ghuruur

21. Amman haadzaalladzii yarzuqukum in amsaka rizqahu bal lajjuu fii 'utuwwin wanufuur

22. Afaman yamsyii mukibban 'alaa wajhihi ahdaa amman yamsyii sawiyyan 'alaa shiraathin mustaqiim

23. Qul huwalladzii ansya-akum waja'ala lakumu ssam'a wal-abshaara wal-af-idata qaliilan maa tasykuruun

24. Qul huwalladzii dzara-akum fii l-ardhi wa-ilayhi tuhsyaruun

25. wayaquuluuna mataa haadzaa lwa'du in kuntum shaadiqiin

26. Qul innamaa l'ilmu 'indallaahi wa-innamaa anaa nadziirun mubiin

27. Falammaa ra-awhu zulfatan sii-at wujuuhulladziina kafaruu waqiila haadzaalladzii kuntum bihi tadda'uun

28. Qul ara-aytum in ahlakaniyallaahu waman ma'iya aw rahimanaa faman yujiiru lkaafiriina min 'adzaabin liim

29. Qul huwa rrahmaanu aamannaa bihi wa'alayhi tawakkalnaa fasata'lamuuna man huwa fii dhalaalin mubiin

30. Qul ara-aytum in ashbaha maaukum ghawran faman ya/tiikum bimaa-in ma'iin

Terjemah Surah Al-Mulk

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

1. Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,

2. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

3. Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis, kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?

4. Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.

5. Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.

6. Dan orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.

7. Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak,

8. hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir). Penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?"

9. Mereka menjawab: "Benar ada, sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan (nya) dan kami katakan: 'Allah tidak menurunkan sesuatupun, kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar'".

10. Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala".

11. Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.

12. Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Tuhannya Yang tidak nampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.

13. Dan rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

14 Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?

15. Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

16. Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?,

17. atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku?

18. Dan sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul-Nya). Maka alangkah hebatnya kemurkaan-Ku.

19. Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.

20. Atau siapakah dia yang menjadi tentara bagimu yang akan menolongmu selain daripada Allah Yang Maha Pemurah? Orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah dalam (keadaan) tertipu.

21. Atau siapakah dia ini yang memberi kamu rezki jika Allah menahan rezki-Nya? Sebenarnya mereka terus-menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri?

22. Maka apakah orang yang berjalan terjungkel di atas mukanya itu lebih banyak mendapat petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?

23 Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.

24. Katakanlah: "Dia-lah Yang menjadikan kamu berkembang biak di muka bumi, dan hanya kepada-Nya-lah kamu kelak dikumpulkan".

25. Dan mereka berkata: "Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah orang-orang yang benar?".

26. Katakanlah: "Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan".

27. Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka) inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya.

28. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?"

29. Katakanlah: "Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah kami bertawakkal. Kelak kamu akan mengetahui siapakah dia yang berada dalam kesesatan yang nyata".

30. Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?"

Cara Melihat Warung Yang Menggunakan Penglarisan

Pernah dengar warung si A sangat laris dan banyak yang antri? bahkan saking larisnya ada sebuah kejadian kalau warung tersebut tutup pun masih ada yang ngantri beli. Nah salah satu fenomena penglarisan warung sebenarnya sudah sangat lama karena memang selain tujuannya untuk melariskan dagangan juga untuk mengumpulkan harta.

Ada banyak cara melihat penglarisan warung , bagi yang mempunyai indra ke 6 semua tampak dengan sendirinya dan terlihat penglarisannya berupa bangsa Jin atau bangsa setan atau bahkan penglarisan dari Mahabbah umum yang terlahir dari amalan pemilik tokonya. Namun ada ciri tersendiri warung yang menggunakan pengalrisan atau tidak Ini beberapa ciri penglarisan warung yang tak kasat mata;

* Jika kita makan di warung tersebut terasa enak sekali dan jika kita beli untuk di bawa pulang rasanya akan berbeda dengan yang di makan di warung.

* Jika membeli makanan di warung tersebut terasa tidak kenyang dan rasanya mau nambah lagi.
Cara Melihat Warung Yang Menggunakan Penglarisan

* Jika membungkus makanan ke rumah dari warung itu terasa cepat basi.

* Jika melewati depan warung bawaannya pengen sekali mampir dan beli makanan di situ

nah dari beberapa ciri itu paling tidak ada indikasi kalau warung menggunakan penglarisan, Jika masih penasaran apakah warung tersebut menggunakan penglarisan silahkan lakukan cara sebagai berikut;

* Masuk ke warung dan duduk serta pesan makana
* bacalah dalam hati doa sebelaum makan
* Pejamkan mata sejenak ke bawah dan konsentrasi untuk melihat penglarisan warung
* Buka mata perlahan lahan dan lihat apa yang ada didepan mata kamu
* Jika tidak kuat melihat jangan dipakasakan,Ingat ini hanya untuk yang kuat iman! Selamat mencoba!
eXTReMe Tracker